Dulu, kalau mau membaca buku kita harus membeli buku fisik, membawanya ke mana-mana, dan menyediakan ruang khusus untuk menyimpannya. Sekarang semuanya jauh lebih praktis. Dengan komputer atau laptop Linux, kamu bisa membawa ratusan bahkan ribuan ebook tanpa harus memenuhi rak buku di rumah.
Buat kamu yang mencari aplikasi pembaca ebook Linux, pilihannya juga semakin beragam. Ada aplikasi yang fokus sebagai ebook reader sederhana, ada yang sekaligus menjadi pengelola koleksi buku, dan ada pula yang lebih cocok untuk membaca PDF, dokumen teknis, komik, atau EPUB.
Di artikel sebelumnya, kita sudah membahas 3 aplikasi pembaca ebook Android yang bisa digunakan untuk membaca buku digital di smartphone. Nah, sekarang kita pindah ke desktop Linux.
Artikel lama ini awalnya membahas enam aplikasi, yaitu Calibre, FBReader, Okular, Lucidor, Bookworm, dan Evince. Namun, dunia Linux terus berkembang. Beberapa aplikasi mengalami perubahan besar, sebagian lainnya sudah tidak lagi menjadi pilihan utama, dan muncul reader baru dengan tampilan yang lebih modern.
Karena itu, daftar ini aku buat ulang dengan pendekatan yang lebih relevan untuk pengguna Linux saat ini. Jadi, bukan cuma “aplikasi lama yang masih bisa dibuka”, tetapi juga mempertimbangkan dukungan format, kemudahan penggunaan, pengelolaan koleksi, anotasi, dan kenyamanan membaca.
Kenapa Membaca Ebook di Linux?
Linux memang sering identik dengan terminal, coding, server, dan pekerjaan teknis. Padahal, desktop Linux juga sangat nyaman digunakan untuk aktivitas sehari-hari, termasuk membaca buku digital.
Kalau kamu menggunakan Linux Mint, Ubuntu, Fedora, Debian, Arch, atau distro lainnya, kamu punya banyak pilihan aplikasi untuk membuka ebook.
Bahkan, beberapa aplikasi tidak hanya bisa membuka EPUB. Kamu juga bisa menemukan dukungan untuk PDF, MOBI, FB2, CBZ, CBR, DjVu, dan format lainnya.
Sebelum memilih aplikasi, sebaiknya tentukan dulu kebutuhanmu. Apakah kamu hanya ingin membaca? Atau ingin mengelola ribuan koleksi ebook? Atau mungkin sering membaca PDF dan memberikan anotasi?
- Untuk mengelola koleksi besar: pilih aplikasi seperti Calibre.
- Untuk membaca EPUB dengan tampilan modern: Foliate atau Readest menarik untuk dicoba.
- Untuk PDF dan anotasi: Okular sangat layak dipertimbangkan.
- Untuk reader lintas platform: FBReader bisa menjadi pilihan.
- Untuk desktop GNOME: Papers cocok untuk kebutuhan dokumen sederhana.
1. Calibre: Bukan Sekadar Pembaca Ebook
Calibre sebenarnya lebih tepat disebut sebagai pengelola ebook lengkap daripada sekadar aplikasi pembaca. Calibre memang menjadi pilihan utama karena kemampuannya mengelola koleksi, mengubah format, mengedit ebook, dan melakukan berbagai pekerjaan lain.
Sampai sekarang, Calibre masih menjadi salah satu aplikasi paling lengkap untuk urusan ebook di Linux. Situs resminya bahkan menyediakan installer Linux tersendiri dan menyarankan menggunakan binary resmi karena paket dari repositori distro bisa tertinggal atau memiliki masalah tertentu.
Calibre juga bisa digunakan untuk mengatur metadata buku, mengonversi format, mengedit ebook, membaca buku, mengirim buku ke perangkat tertentu, hingga menyediakan koleksi melalui Content Server.
Fitur utama Calibre
- Mengelola perpustakaan ebook.
- Mengatur metadata, penulis, seri, tag, dan kategori.
- Mengonversi berbagai format ebook.
- Mengedit isi ebook.
- Membaca ebook langsung dari desktop.
- Menyediakan Content Server untuk mengakses koleksi melalui jaringan.
- Mendukung berbagai perangkat dan format ebook.
Kekurangannya, Calibre bukan aplikasi yang paling ringan. Kalau komputer kamu memiliki RAM terbatas dan hanya ingin membuka satu PDF atau EPUB sesekali, menggunakan Calibre mungkin terasa berlebihan.
Cocok untuk: pengguna yang mempunyai koleksi ebook banyak dan ingin semuanya tertata rapi.
Cara Instal Calibre di Linux
Untuk Calibre, pengembang resminya justru menyarankan menggunakan binary installer resmi daripada paket Calibre dari repositori distro karena paket distro bisa tertinggal atau mengalami masalah tertentu. Halaman resmi Calibre saat ini mencantumkan versi 9.x dan menyediakan installer untuk sistem Linux 64-bit Intel maupun ARM.
Buka Terminal, kemudian jalankan perintah berikut:
sudo -v && wget -nv -O- https://download.calibre-ebook.com/linux-installer.sh | sudo sh /dev/stdin
Tunggu proses instalasi sampai selesai. Setelah itu, Calibre biasanya bisa ditemukan melalui menu aplikasi desktop Linux kamu.
Kalau ingin menghapus Calibre yang dipasang dengan metode tersebut, pengembang menyediakan perintah:
sudo calibre-uninstall
Calibre membutuhkan sistem Linux 64-bit yang kompatibel dan halaman resminya juga mencantumkan persyaratan seperti GLIBC 2.34 atau lebih baru.
Tips: kalau kamu hanya membutuhkan ebook reader sederhana, Calibre mungkin terasa terlalu besar. Tetapi kalau kamu mempunyai koleksi ebook yang banyak, fitur manajemen koleksinya sangat berguna.
2. FBReader: Reader Lintas Platform yang Praktis
FBReader merupakan salah satu aplikasi ebook reader yang sudah lama hadir dan tetap dikembangkan. Saat ini FBReader tersedia untuk Linux, Windows, macOS, Android, iOS, dan ChromeOS. Situs resminya menyebut aplikasinya telah digunakan pada lebih dari 30 juta perangkat.
Untuk Linux, versi terbaru saat ini didistribusikan dalam bentuk AppImage. Ini cukup praktis karena kamu tidak harus bergantung sepenuhnya pada versi paket yang tersedia di repositori distro.
FBReader mendukung EPUB serta beberapa format lain seperti FB2, MOBI, HTML, RTF, dan teks biasa. Aplikasi ini juga mempunyai fitur sinkronisasi dan dukungan katalog online tertentu.
Kenapa memilih FBReader?
- Tersedia di berbagai platform.
- Mendukung EPUB dan sejumlah format ebook populer.
- Memiliki engine pembacaan yang ringan dan dapat dikustomisasi.
- Mendukung bookmark dan pengaturan tampilan.
- Mendukung katalog online dan OPDS pada platform tertentu.
- Bisa digunakan jika kamu ingin pengalaman membaca yang relatif konsisten di beberapa perangkat.
Satu hal yang perlu diperhatikan adalah status open source-nya. Versi FBReader sejak 2.0 tidak lagi open source, dan versi Linux terbaru menggunakan AppImage. Jadi, jangan menganggap FBReader versi modern masih sepenuhnya open source seperti gambaran pada artikel lama.
Cara Instal FBReader di Linux
FBReader memiliki metode instalasi yang sedikit berbeda. Untuk Linux modern, pengembang resminya menyediakan AppImage untuk arsitektur x86_64 dan ARM64. Versi Linux terbaru yang tercantum di halaman resmi adalah FBReader 2.1.4.
Setelah mengunduh file AppImage dari situs resmi FBReader, buka Terminal menuju folder tempat file tersebut berada.
chmod +x FBReader_Book_Reader-x86_64-2.1.4.AppImage
Kemudian jalankan:
./FBReader_Book_Reader-x86_64-2.1.4.AppImage
Kalau kamu menggunakan komputer ARM64, gunakan file AppImage ARM64 yang disediakan pengembang.
Keuntungan AppImage adalah kamu tidak perlu melakukan instalasi paket secara tradisional. File tersebut sudah membawa sebagian besar dependensi yang dibutuhkan. Namun, AppImage tetap bergantung pada beberapa library dasar sistem sehingga komputer Linux yang terlalu lama bisa mengalami masalah kompatibilitas.
3. Okular: Jagoan untuk PDF, EPUB, dan Anotasi
Kalau kamu pengguna KDE atau sekadar membutuhkan document viewer yang kuat, Okular adalah salah satu pilihan terbaik.
Okular dikembangkan oleh KDE dan bukan hanya digunakan untuk membaca ebook. Aplikasi ini mendukung berbagai dokumen seperti PDF, EPUB, DjVu, PostScript, XPS, serta sejumlah format gambar dan komik.
Yang membuat Okular menarik adalah fitur anotasinya. Kamu bisa memberikan highlight, underline, catatan, atau anotasi lain tanpa harus mengubah file PDF asli secara langsung.
Fitur Okular
- Membuka PDF dan EPUB.
- Mendukung DjVu, XPS, PostScript, dan berbagai format lainnya.
- Bookmark dan daftar isi.
- Highlight dan anotasi.
- Catatan pada dokumen.
- Dukungan dokumen komik seperti CBR dan CBZ.
- Tersedia lintas platform.
Untuk mahasiswa, peneliti, programmer, atau siapa pun yang sering membaca dokumentasi PDF, Okular bisa terasa lebih berguna dibanding reader ebook biasa.
Versi modern Okular juga terus mendapatkan pembaruan. Jadi, informasi pada artikel lama yang menyebut rilis Okular 1.8 sudah jelas tidak relevan lagi dengan kondisi sekarang.
Cara Instal Okular di Linux
Untuk Okular, prosesnya biasanya lebih mudah. Okular sudah tersedia di banyak distribusi Linux dan dapat dipasang melalui software center bawaan distro seperti Discover atau GNOME Software. KDE juga menyediakan versi Flatpak melalui Flathub.
Kalau distro kamu sudah mengaktifkan Flatpak dan Flathub, kamu bisa menggunakan:
flatpak install flathub org.kde.okular
Setelah selesai, jalankan dengan:
flatpak run org.kde.okular
Untuk pengguna KDE Plasma, kamu juga bisa mencari Okular melalui KDE Discover. Sedangkan pada distro lain, cek terlebih dahulu Software Manager yang tersedia.
Metode Flatpak cukup menarik jika kamu ingin mendapatkan versi aplikasi yang lebih konsisten tanpa terlalu bergantung pada versi paket yang tersedia di repositori distro.
4. Foliate: Reader Modern untuk Pengguna GNOME
Kalau kamu mencari aplikasi pembaca ebook Linux yang tampilannya lebih sederhana dan modern, Foliate layak masuk daftar.
Foliate dirancang sebagai ebook reader untuk lingkungan GNOME dengan fokus pada pengalaman membaca. Antarmukanya tidak terasa seperti aplikasi pengelola database ebook yang kompleks.
Foliate mendukung EPUB, Mobipocket, Kindle, FB2, CBZ, dan PDF. Aplikasi ini juga menyediakan mode halaman maupun scrolling, pengaturan font dan jarak baris, tema terang, sepia, gelap, bookmark, anotasi, pencarian dalam buku, serta pencarian cepat melalui kamus.
Buat kamu yang lebih mementingkan kenyamanan membaca daripada mengelola ribuan koleksi ebook, Foliate bisa terasa jauh lebih simpel dibanding Calibre.
Cocok untuk: pembaca EPUB yang menginginkan antarmuka bersih, ringan, dan tidak terlalu ramai.
4. Cara Instal Foliate di Linux
Foliate tersedia melalui Flathub dan merupakan salah satu pilihan yang praktis untuk pengguna Linux desktop. Versi Flathub saat ini tersedia untuk arsitektur x86_64 dan ARM64.
Kalau Flatpak dan Flathub sudah tersedia di sistem kamu, jalankan:
flatpak install flathub com.github.johnfactotum.Foliate
Untuk menjalankan Foliate dari Terminal:
flatpak run com.github.johnfactotum.Foliate
Foliate juga memiliki paket Snap. Jika sistem kamu menggunakan Snap, pengembang proyek mencantumkan perintah berikut:
sudo snap install foliate
Foliate cocok untuk kamu yang ingin membaca EPUB, Mobipocket, Kindle, FB2, CBZ, dan PDF dengan tampilan yang relatif sederhana.
5. Readest: Alternatif Modern dan Lintas Platform
Readest merupakan salah satu pilihan yang lebih modern dibanding beberapa aplikasi yang ada dalam daftar lama. Aplikasi ini dikembangkan sebagai ebook reader lintas platform dan tersedia untuk Linux serta platform lainnya.
Readest mendukung format seperti EPUB, MOBI, KF8/AZW3, FB2, CBZ, TXT, dan PDF yang masih berstatus eksperimental pada informasi Flathub.
Konsepnya menarik buat pengguna yang ingin aplikasi membaca modern tanpa harus menggunakan software yang terlalu kompleks.
Beberapa fitur yang menarik
- Dukungan ebook multi-format.
- Tampilan modern.
- Anotasi dan fitur untuk membaca lebih mendalam.
- Dukungan lintas platform.
- Dapat digunakan di desktop maupun perangkat mobile.
Karena proyek modern masih berkembang cukup cepat, kamu tetap perlu mengecek dukungan format dan fitur pada versi yang sedang digunakan.
Cara Instal Readest di Linux
Readest termasuk reader yang lebih modern dan tersedia melalui Flathub. Aplikasi ini mendukung Linux dengan arsitektur x86_64 dan ARM64.
Untuk memasangnya melalui Flatpak, gunakan:
flatpak install flathub com.bilingify.readest
Kemudian jalankan dengan:
flatpak run com.bilingify.readest
Readest mendukung sejumlah format ebook seperti EPUB, MOBI, KF8/AZW3, FB2, CBZ, TXT, dan PDF yang masih berstatus eksperimental pada informasi Flathub.
Proyek Readest juga mencantumkan bahwa pengguna Linux dapat memasangnya melalui Flathub, sehingga metode ini menjadi pilihan praktis untuk pengguna desktop Linux.
6. Papers: Penerus Modern Evince di GNOME
Di artikel lama, pilihan keenam adalah Evince, yaitu document viewer yang sangat populer di lingkungan GNOME. Evince memang sudah lama menjadi bagian dari banyak distribusi Linux, termasuk Ubuntu, Fedora, dan Linux Mint.
Namun, untuk artikel yang ingin tetap relevan sekarang, ada perubahan penting yang perlu diketahui. Di ekosistem GNOME modern, aplikasi penampil dokumen tersebut kini dikenal sebagai Papers.
Papers merupakan document viewer untuk desktop GNOME yang dapat digunakan untuk melihat, mencari, dan memberikan anotasi pada dokumen. Format yang didukung mencakup PDF, DjVu, TIFF, serta arsip komik seperti CBR, CBT, CBZ, dan CB7.
Jadi, kalau kamu menggunakan GNOME dan kebutuhanmu lebih banyak membaca PDF atau dokumen daripada mengelola EPUB, Papers merupakan pilihan yang menarik.
Cara Instal Papers di Linux
Papers merupakan document viewer dari GNOME dan menjadi pilihan modern untuk menggantikan pembahasan Evince pada artikel lama. Situs GNOME menyebut Papers dapat dipasang melalui Flathub dan mendukung PDF, DjVu, TIFF, serta arsip komik seperti CBR, CBT, CBZ, dan CB7.
Untuk memasangnya melalui Flatpak:
flatpak install flathub org.gnome.Papers
Setelah terpasang, jalankan dengan:
flatpak run org.gnome.Papers
Papers sangat cocok untuk pengguna GNOME yang membutuhkan aplikasi sederhana untuk membaca, mencari, dan memberikan anotasi pada dokumen. Versi 50.2 juga masih mendapatkan pembaruan pada 2026, sehingga proyek ini bukan sekadar aplikasi lama yang ditinggalkan.
Kalau Belum Punya Flatpak, Harus Bagaimana?
Beberapa aplikasi di atas menggunakan Flatpak karena metode ini cukup praktis dan tersedia pada banyak distro. Kalau kamu menggunakan Ubuntu, Flathub menyediakan panduan resmi untuk memasang Flatpak.
Pada Ubuntu 18.10 atau yang lebih baru, Flatpak dapat dipasang dengan:
sudo apt install flatpak
Kemudian tambahkan repositori Flathub:
flatpak remote-add --if-not-exists flathub https://dl.flathub.org/repo/flathub.flatpakrepo
Setelah itu, restart sistem. Panduan Flathub juga menyediakan instruksi khusus untuk berbagai distro seperti Debian, Fedora, Arch, Linux Mint, openSUSE, Manjaro, dan distro lainnya.
Perintah Instalasi dalam Satu Tabel
| Aplikasi | Metode | Perintah |
|---|---|---|
| Calibre | Installer resmi | sudo -v && wget -nv -O- https://download.calibre-ebook.com/linux-installer.sh | sudo sh /dev/stdin |
| FBReader | AppImage | chmod +x nama-file.AppImage |
| Okular | Flatpak | flatpak install flathub org.kde.okular |
| Foliate | Flatpak | flatpak install flathub com.github.johnfactotum.Foliate |
| Readest | Flatpak | flatpak install flathub com.bilingify.readest |
| Papers | Flatpak | flatpak install flathub org.gnome.Papers |
Mana Cara Instalasi yang Paling Mudah?
Kalau kamu masih pemula di Linux, aku sarankan jangan langsung pusing dengan berbagai format paket. Gunakan software center bawaan distro jika aplikasinya tersedia di sana.
Kalau aplikasi tidak tersedia atau versinya terlalu lama, Flatpak bisa menjadi alternatif. Sedangkan untuk aplikasi seperti Calibre dan FBReader, ikuti metode resmi yang disediakan pengembangnya.
Yang paling penting, jangan asal copy-paste perintah instalasi dari artikel Linux lama. Paket, repository, nama aplikasi, bahkan metode distribusi bisa berubah. Selalu cek halaman resmi proyek sebelum memasang software.
Bagaimana dengan Bookworm dan Lucidor?
Dua nama ini memang ada di artikel versi lama, jadi rasanya kurang tepat kalau langsung dihapus tanpa penjelasan.
Bookworm masih memiliki kode sumber dan dokumentasi proyek yang menunjukkan dukungan terhadap format seperti EPUB, PDF, MOBI, FB2, CBR, dan CBZ. Namun, dibandingkan aplikasi yang lebih aktif dan modern saat ini, status pengembangannya perlu diperhatikan sebelum menjadikannya pilihan utama.
Sementara itu, Lucidor merupakan nama yang cukup dikenal dari era ebook reader Linux sebelumnya, terutama untuk EPUB dan OPDS. Tetapi pendekatan teknologinya sudah jauh lebih tua dibanding aplikasi modern yang sekarang tersedia.
Jadi, kalau kamu menemukan artikel lama yang masih menempatkan Bookworm atau Lucidor sebagai rekomendasi utama, jangan langsung menganggap informasinya masih sama dengan kondisi Linux sekarang.
Perbandingan Aplikasi Pembaca Ebook Linux
| Aplikasi | Kelebihan Utama | Paling Cocok Untuk |
|---|---|---|
| Calibre | Manajemen koleksi dan konversi ebook | Koleksi ebook besar |
| FBReader | Reader lintas platform | EPUB dan ebook umum |
| Okular | PDF, EPUB, anotasi, dan dokumen | Belajar, kerja, dan dokumentasi |
| Foliate | Tampilan sederhana dan modern | Membaca EPUB dengan nyaman |
| Readest | Modern dan lintas platform | Pengguna yang ingin reader baru |
| Papers | Document viewer GNOME | PDF dan dokumen di desktop GNOME |
Tips Memilih Ebook Reader di Linux
Jangan memilih aplikasi hanya karena namanya populer. Pilih berdasarkan kebutuhan. Kalau kamu mempunyai ribuan ebook, Calibre jelas lebih masuk akal. Kalau hanya ingin membaca EPUB dengan nyaman, Foliate atau Readest bisa lebih sederhana.
Untuk PDF kuliah, jurnal, dokumentasi teknis, atau buku yang sering diberi catatan, Okular lebih menarik karena fitur anotasinya.
Kalau kamu menggunakan GNOME dan hanya membutuhkan penampil dokumen, Papers bisa menjadi pilihan yang lebih terintegrasi dengan desktop.
Ada satu tips penting lagi: jangan asal menjalankan perintah instalasi dari artikel Linux lama. Perintah seperti PPA atau paket tertentu bisa sudah tidak relevan dengan versi distro yang kamu gunakan.
Kalau tersedia, prioritaskan repositori resmi distro, Flatpak dari sumber tepercaya, atau halaman resmi proyek. Untuk Calibre dan FBReader misalnya, cara distribusi versi Linux modern sudah mengalami perubahan dibanding panduan lama.
Kesimpulan
Linux punya banyak pilihan untuk membaca ebook, mulai dari aplikasi yang sangat lengkap seperti Calibre sampai reader yang lebih minimalis seperti Foliate. Okular cocok untuk kamu yang sering berurusan dengan PDF dan anotasi, FBReader menarik untuk pengguna lintas platform, sedangkan Readest menjadi alternatif modern yang patut diperhatikan.
Sementara itu, Evince yang dulu sangat populer di lingkungan GNOME kini perlu dilihat dalam konteks modern melalui Papers. Bookworm dan Lucidor tetap menarik sebagai bagian dari sejarah aplikasi ebook Linux, tetapi sebaiknya jangan dijadikan pilihan utama tanpa mengecek kondisi proyek dan kompatibilitasnya terlebih dahulu.
Kalau kamu menggunakan Linux Mint atau distro ringan lainnya, kebutuhan perangkat juga perlu dipertimbangkan. Tidak ada gunanya memakai aplikasi superlengkap jika komputer kamu hanya digunakan untuk membuka satu dua ebook.
Dan kalau kamu juga sering membaca lewat smartphone, jangan lupa cek kembali artikel 3 aplikasi pembaca ebook Android yang sudah dibahas sebelumnya. Dengan begitu, koleksi bacaan kamu tetap bisa dinikmati baik di desktop maupun perangkat mobile.
Menurut kamu, aplikasi pembaca ebook Linux mana yang paling nyaman digunakan? Kalau punya rekomendasi lain seperti KOReader atau reader Linux favorit kamu, tuliskan di kolom komentar. Jangan lupa share artikel ini ke teman yang juga menggunakan Linux dan sedang mencari aplikasi untuk membaca ebook.





Posting Komentar